UV AMR (Ultraviolet Autonomous Mobile Robot)

merupakan Robot Otonom yang membawa lampu UV dengan Fitur Navigasi yang dapat disesuaikan rutenya. Penggunaan AMR ini bisa diaplikasikan di area pabrik, kantor, sekolah, apartemen, rumah sakit dan rumah hunian.
Apakah sinar UV mampu membunuh virus corona?
Ada banyak data dan penelitian yang menunjukkan bahwa sinar UV memang membunuh virus dan bakteri, tetapi tidak banyak informasi seperti jenis cahaya yang Anda butuhkan, seberapa kuat cahaya tersebut, dan berapa lama Anda harus menerangi permukaan yang berbeda dari jarak tertentu.
National Emerging Infectious Diseases Laboratories (NEIDL) universitas memaparkan materi yang mengandung virus ke lampu tabung UV-C. Menemukan bahwa dosis 5 mJ / cm2 menghasilkan “pengurangan virus SARS-CoV-2 sebesar 99% dalam 6 detik.” (SARS-CoV-2 adalah nama yang lebih ilmiah untuk virus korona baru).
Tim NEIDL memperkirakan bahwa dosis yang lebih kuat dari 22 mJ / cm2 akan menghasilkan pengurangan sebesar 99,9999% dalam 25 detik.
Rata-rata, di Rumah Sakit, setiap kamar membutuhkan waktu hampir 15 menit dan setiap robot memiliki kapasitas untuk 9 hingga 10 kamar sebelum harus diisi ulang.
Sebenarnya Sinar UV itu apa?
Sinar UV adalah teknologi yang mampu mendisinfeksi lingkungan secara efektif dalam mengurangi mikroorganisme secara keseluruhan dan hasilnya dipercaya lebih berhasil daripada disinfeksi manual. Memiliki panjang gelombang spesifik antara 200 dan 300 nanometer.
Sinar UVC merupakan bahan pembasmi kuman, sehingga mampu menginaktivasi mikroorganisme, seperti bakteri, virus dan protozoa.
UVC membunuh hampir segalanya. Ini berbahaya bagi virus, tetapi juga berbahaya bagi manusia. Berikut beberapa hal penting yang harus diperhatikan:
- Sistem UV harus dirancang dengan dosis UV yang cukup. Penentuan ukuran sistem harus didasarkan pada validasi bioassay (pengujian lapangan) untuk memastikan desinfeksi yang tepat.
- paparan sinar UV-C menyebabkan luka bakar serius dan kerusakan mata dalam hitungan detik. Paparan apa pun pada kulit sangat berbahaya, dan efeknya pada mata bahkan lebih buruk.
- Oleh karena itulah, Robot harus beroperasi hanya pada saat orang tidak ada.
- Peralatan UV harus disertifikasi oleh organisasi standar internasional seperti NSF, UL, atau CSA.
Lampu Disinfeksi UVC pada AMR bisa dibagi dalam beberapa Lampu UV, lampu nr 6 atau 8, yang mencakup area desinfeksi 360°. Lampu tersebut memancarkan sinar UV-C yang diperlukan untuk proses desinfeksi dengan intensitas cahaya terakumulasi sekitar 250-280 uv / cm2 dan radius jangkauan 6-8m.
Oleh sebab itulah AGV/AMR yang merupakan Robot Otonom sudah sempurna untuk tugas ini karena mereka bergerak di sekitar lingkungan dan diprogram untuk memancarkan sinar ultraviolet pekat ke hotspot infeksius.
Daya tahan Perangkat utama UV AMR:
- Lampu desinfeksi, perlu diisi ulang setiap 2,5 jam (lebih atau kurang)
- AMR Batery, perlu diisi setiap 8 jam (bisa lebih atau kurang)
Demikian gambaran singkat mengenai UV AGV.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai produk AGV ini, silakan kontak ke PT. Wizurai Cipta Pratama dengan cara email ke sales@wizurai-indonesia.com atau call ke 0813.1437.5995 atau WA ke 0818.0809.7361
Semoga bermanfaat dan terima kasih.
